Minggu, 07 November 2010

It's Hurt

[CL] Naega jun sinbareul singo keunyeowa gireul geolgo
Amureohji anhge keunyeowa kiseuhago
Naega jun hyangsu ppurigo keunyeoreul pume ango
Nawa haetdeon keu yaksuk ddo dasi hagetjyo
[Minzy] Urin imi neujeotnabwayo

Uri sarang kketnan geongayo
Amu marirado jom naege haejwoyo oh oh oh
Uri jeongmal saranghaetjanha
Dwi dolrilsun eoptneun geongayo
[Dara] Oneul bam namani apayo
[Bom] Pyeonhaetni ne mamsoge

Ije nan deo isang eoptneun geoni
Nan neol neol saenggakhamyeon
Neomu appa appa appa

[Minzy] Amugeotdo anirandeut

Nae neunmul barabogo
Taeyeonhage mareul ddo ieogago
[CL] Aniran mal mothagetdago

Keu eoddeon miryeondo huhoedo jeonyeo eoptdago
Janinhage marhaetjyo
[Bom] Urin imi neujeun geogayo

Uri sarang kkeutnan geongayo
Geojitmarirado jom anirago haejwoyo
Ijen deo jarhal su itneunde
Dasi mannal suneun eoptjiman
[Dara] Oneul bam namani apayo

[CL] Pyeonhaetni ne mamsoge

Ije nan deo isang eoptneun geoni
Nan neol neol saenggakhamyeon
Neomu appa appa appa
[Minzy] Deo isang yejeonui nega aniya

[CL] Naega saranghan neowa jigeume nega neomudo dalrasseo

[Dara] Keujeo meonghani

Meoleojineun neol barabogoman seoseo eoreosseo
[Bom] No way, I can't recognize

You're not mine anymore
[Dara] Pyeonhaeya haetni? doraol sun eoptni?

Kkok pyeonhaeya haetni? dorawajul sun eoptni?
Pyeonhaeya haetni?doraol sun eoptni?
Wae pyeonhaeya hani? gyesok saranghal sun eopni?
[Bom] Oh, kkeuchin geoni ne mamsoge

Ije nan deo isang eoptneun geoni
Nan neol neol saenggakhamyeon
[Minzy] Neomu appa appa appa
Appa appa
[CL] Appa appa

Translation
[CL] You wear the shoes I gave you and walk along the streets with her
As if it were nothing, you kiss her
You spray the cologne I gave you and embrace her
You'll probably repeat those promises you made to me with her
[Minzy] It seems that we're already too late
Has our love already ended
Please at least say anything to me
We truly loved each other, can't turn back?
[Dara] I'm the only one hurting tonight
[Bom] Have you changed?
Am I no longer in your heart now?
When I, I think about you
It hurts, hurts, hurts so much
[Minzy] You look at my tears as if it were nothing
You continue to talk calmly again
[CL] You told me cruely that you couldn't deny
That you had absolutely no attachments or regrets

[Bom] Are we already too late? Is our love over?
Even if it's a lie, please tell me it isn't so
I can do better now, though we can't meet again
[Dara] I'm the only one in pain tonight
[CL] Have you changed?
Am I no longer in your heart now?
When I, I think about you
It hurts, hurts, hurts so much
[Minzy] You're no longer your old self
[CL] Because the you I loved
And the you now are so different
[Dara] Are you that shocked?
I just stood and cried
Watching you become further away
[Bom] No way, I can't recognize
You're not mine anymore
[Dara] Did you have to change?
Can't you come back?
Did you really have to change?
Can't you come back?
Did you have to change?
Can't you come back?
Why did you have to change?
Can't you keep loving me?
[Bom] Oh, is this the end?
Am I no longer in your heart now?
When I, I think about you
[Minzy] It hurts, hurts, hurts so much
[Minzy] It hurts, it hurts
[CL] It hurts, ït hurts


Kamis, 04 November 2010

Link jurnal

Link jurnal modul 1 : http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/inf/aticle/viewPDFInterstitial/15437/15429
kelompok 21
Aisyah L2H009015
Suci Permata Sari L2H009041
Bangkit Rizky Pratomo L2H009145

Tugas Kelompok

Modul 1 Resume Jurnal
PENDEKATAN MODEL REA DALAM PERANCANGAN DATABASE SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN

Database yang memenuhi aturan normalisasi diperlukan untuk menunjang Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terkomputerisasi. Alat yang biasa digunakan untuk merancang database adalah Entity Relationship Model (Model E-R). Model REA merupakan pengembangan dari Model E-R. Model REA menerapkan prinsip give-toget, sehingga mempermudah pembentukan model data. Dalam tulisan ini dibahas Logical dan Physical View data, schema, Model REA, menyusun diagram REA, tahap-tahap perancangan database dan peran serta akuntan, serta cara mengimplementasikan Model REA ke database relasional, khususnya pada siklus pendapatan.
Kata kunci: Database, Model E-R, Model REA, SIA, Siklus Pendapatan
Kemajuan teknologi komputer dan informasi berdampak pada cara pencatatan
akuntansi tradisional, dimana penyajian informasi keuangan dari SIA manual yang berdasarkan historical cost, dengan adanya teknologi komputer, maka informasi
keuangan dapat disajikan berdasarkan current replacemenrt cost dan market value.
SIA yang terkomputerisasi memungkinkan pemakai laporan keuangan dapat melihat
laporan keuangan setiap saat secara cepat, akurat, dan benar. Dengan bantuan
komputer, data yang dicatat bukan hanya data keuangan saja, melainkan data lain
seperti: data pelanggan dan penjualan. Data non-keuangan dapat dianalisis untuk
menghasilkan informasi non-keuangan yang dapat digunakan untuk mengambil
keputusan strategik dalam mencapai tujuan perusahaan SIA terkomputerisasi dapat menyajikan informasi keuangan dan non-keuangan dengan mudah karena didukung oleh database. Dengan adanya database, maka data dapat terintegrasi, duplikasi dapat dikurangi, format data tidak tergantung pada aplikasi program, memudahkan pemakai data, menyajikan informasi dengan bantuan bahasa query (Kroenke 2000:13-14).

Database
Logical dan Physical View Data
Logical View menunjukkan bagaimana pemakai dan pemrogram mengatur dan
memahami data secara konsep. Seorang manajer penjualan memahami bahwa semua
informasi tentang seorang pelanggan disimpan dalam satu baris pada tabel pelanggan.
Physical View menunjukkan bagaimana dan dimana data secara fisik disusun dan
disimpan pada disk, tape, CD-ROM, atau media lain.
Pemisahan Logical dan Physical View data mengvasilitasi pengembangan aplikasi.
Sebagai contoh kalau pemrogram diminta untuk membuat laporan kredit yang
menampilkan customer number, credit limit, dan current balance. Dari sudut pandang
Logical View data, pemrogram hanya berkonsentrasi pada pembuatan aplikasi secara
logis (apa yang akan dikerjakan oleh program). Pemrogram tidak perlu memperhatikan
bagaimana dan dimana macam-macam data item disimpan dan diakses. Sedangkan
jika ditinjau dari sudut pandang Physical View data, pemrogram harus memahami
lokasi dan panjang field (posisi record 1 sampai dengan 10 untuk customer number)
serta format field (alphanumeric atau numeric). Pemrograman menjadi lebih kompleks
jika data yang dibutuhkan berasal dari beberapa file.
Pemisahan Logical dan Physical View data juga memberi keuntungan bagi user,
dimana user dapat mengubah konsepnya tentang relationship diantara data item
(memandang pekerjaan secara logis) tanpa mengubah datanya yang disimpan secara
fisik. Pemisahan tersebut menunjukkan program-data independence.
Schema
Schema adalah gambaran struktur logis suatu database. Terdapat 3 tingkatan
schema: conceptual, external, dan internal. Conceptual-level schema adalah suatu cara pandang perusahaan yang menyeluruh terhadap database. Conceptual-level schema terdiri dari daftar semua elemen data dan hubungan diantaranya. External-level schema adalah
kumpulan pandangan dari pemakai perorangan terhadap bagian database, dimana masing-masing bagian disebut dengan subschema. Internal-level schema adalah gambaran database tingkat bawah. Internal-level schema menggambarkan bagaimana sebenarnya data disimpan dan diakses, meliputi: informasi pointer, index, panjang record, dan sebagainya. Untuk menunjukkan pemetaan hubungan antar schema setiaptingkatan dihubungkan dengan panah dua arah. DBMS menggunakan pemetaan ini untuk menterjemahkan permintaan data dari pemakai melalui aplikasi program ke dalam pointer, index, dan pengaksesan data secara fisik.
Model Entity Relationship (Model E-R)
Kroenke (2000:47) berpendapat bahwa model data digunakan untuk mendokumentasi
kebutuhan user dan kebijakan perusahaan dalam rangka merancang database secara logis dengan menggunakan model E-R atau Semantic-Object. Model data ditunjukkan pada. Pemodelan data merupakan tugas yang paling penting dalam pembuatan aplikasi database. Pemodelan data yang salah akan berakibat perangkapan data dan database akan sulit untuk digunakan atau dikembangkan. Romney (2000:183) berpendapat bahwa pemodelan data dilakukan pada tahap Requirement Analysis dan Design dalam proses perancangan database.
Model REA
Model REA adalah suatu alat pemodelan konseptual yang khusus dirancang untuk
melengkapi struktur dalam perancangan database SIA. Dalam model REA ditentukan:
entity apa yang harus disertakan dalam database SIA dan bagaimana susunan
relationship antara entity dalam database SIA.
Tipe entity dalam model REA dibedakan dalam tiga kategori, yaitu: Resources,
Events, dan Agents. Resources didefinisikan sebagai sesuatu yang memiliki nilai
ekonomis bagi organisasi tersebut. Contoh resources adalah kas, inventaris, peralatan,
persediaan, gudang, pabrik, dan tanah. Events menunjukkan aktivitas-aktivitas bisnis,
dimana manajemen ingin mengumpulkan informasi untuk tujuan perencanaan atau
pengawasan. Sebagai contoh, aktivitas penjualan akan mengurangi persediaan dan
aktivitas penerimaan kas akan menambah jumlah kas. SIA harus dirancang untuk
memperoleh dan menyimpan informasi aktivitas tersebut. Sedangkan Agents adalah
orang dan organisasi yang berpartisipasi dalam aktivitas dan kepada siapa informasi
diserahkan untuk tujuan perencanaan, pengawasan, dan pengevaluasian. Contoh agent
adalah pengawai, pelanggan, dan pemasok.
Menyusun Diagram REA
Dalam rangka menyusun diagram REA diperlukan informasi tentang: resource,
aktivitas bisnis, agent dan kebijaksanaan perusahaan. Informasi tersebut dapat
diperoleh dengan mewawancarai pihak manajemen. Karena aktivitas perencanaan,
pengawasan, dan pengevaluasian yang ditangani manajemen untuk setiap perusahaan
berbeda. Untuk menggambarkan diagram REA, kertas dibagi tiga kolom, satu kolom
untuk setiap entity. Gunakan kolom kiri untuk resource, kolom tengah untuk event,
dan kolom kanan untuk agent. Penggambaran event sebaiknya diurutkan dari atas ke
bawah berdasarkan urutan aktivitas. Langkah-langkah untuk menyusun diagram REA
suatu siklus transaksi adalah:
a. Tentukan pasangan aktivitas yang saling memberi dalam siklus tersebut.
b. Tentukan resource yang dipengaruhi oleh event dan agent yang berpartisipasi pada event tersebut.
c. Tetapkan cardinality untuk setiap relationship. Cardinality yang ditentukan harus mencerminkan perusahaan dan praktek bisnis yang dimodelkan.

Mengimplementasikan Diagram REA pada Database Relational
Setelah diagram REA selesai disusun, diagram REA dapat digunakan untuk
merancang struktur database relational yang baik. Struktur database relational yang
baik memenuhi aturan normalisasi, sehingga tidak ditemukan masalah anomaly
update, insert, dan delete. Untuk mengimplementasikan diagram REA kedalam database relational dibutuhkan tiga langkah berikut:
a. Buat tabel untuk setiap Entity dan Relationship N:M
b. Menentukan Attribute untuk Setiap Tabel
c. Mengimplementasikan Relationship 1:1 dan 1:N

Manfaat Diagram REA
Diagram REA digunakan sebagai dokumentasi pelengkap, yang berguna untuk
mendokumentasi pembentukan advanced SIA. Diagram REA menyediakan dua
informasi database SIA, yang tidak ditunjukkan oleh bentuk dokumentasi lain.
Informasi yang disajikan oleh diagram REA adalah relationship antara data dan
praktek bisnis perusahaan. Diagram REA secara tegas menggambarkan relationship
antara bermacam-macam data item yang disimpan dalam database akuntansi.
Cardinality diagram REA menyajikan informasi yang berguna untuk
menggambarkan prinsip dan kebijaksanaan perusahaan yang dimodelkan.
Menaksirkan dengan benar cardinality diagram REA membutuhkan pemahaman
secara tepat yang menunjukkan kejadian setiap entity. Setiap kejadian dari entity
agent menunjukkan orang atau organisasi tertentu. Hal yang sama setiap kejadian
suatu entity event menunjukkan aktivitas atau transaksi bisnis spesifik.

Perancangan Database
Perancangan dan pengoperasian database meliputi enam tahap berikut: planning,
requirements analysis, design, coding, implementation, serta operation and
maintenance. Akuntan berperan pada perancangan database. Dalam tahap
perencanaan, akuntan menyediakan informasi yang digunakan untuk mengevaluasi
kelayakan proyek yang diusulkan dan berpartisipasi membuat keputusan. Dalam tahap
requirement analysis dan design, akuntan berpartisipasi dalam menentukan informasi
yang dibutuhkan oleh pemakai, membangun logical schema, merancang data
dictionary, dan menentukan pengawasan.
Tahap planning menentukan kebutuhan dan kelayakan pengembangan sistem
database baru . Sedangkan pada tahap requirements analysis menentukan informasi yang dibutuhkan oleh pemakai, lingkup sistem database yang diusulkan, dan menetapkan kebutuhan hardware dan software awal. Data tentang kebutuhan pemakai dikumpulkan dengan metode wawancara atau daftar pertanyaan. Setelah kebutuhan pemakaian dan lingkup sistem database baru ditentukan, informasi tentang jumlah pemakai dan volume transaksi yang diharapkan dapat digunakan untuk menentukan kebutuhan hardware dan software awal.
Setelah struktur database dibangun. Tahap design dibagi kedalam tiga langkah:
a. Conceptual design, menterjemahkan kebutuhan data pemakai yang berbeda ke
dalam model database konsep. Perancangan lebih mudah jika membagi rancangan
berdasarkan siklus akuntansi (revenue, expenditure, production, payroll, dan
general ledger). Sebagai contoh skema siklus pendapatan meliputi semua data yang
berhubungan dengan sales order processing, shipping, billing dan account
receivable, serta cash collection.
b. Logical design, memilih tipe DBMS yang akan digunakan untuk menterjemahkan
model konseptual ke dalam model DBMS yang dipilih.
c. Physical design, menterjemahkan logical schema kedalam model yang
mendeskripsikan struktur fisik dan metode akses yang digunakan untuk
mengimplementasikan sistem menggunakan paket DBMS tertentu. Pada langkah
ini dihasilkan physical schema dan data dictionary.
Pada tahap coding diterjemahkan physical schema ke dalam struktur database.
Tahap yang terakhir adalah operation and maintenance meliputi semua aktivitas
yang berhubungan dengan pengoperasian dan pemeliharaan sistem baru. Memantau kinerja sistem baru dan kepuasan pemakai untuk menentukan apakah sistem perlu
dikembangkan atau tidak.

Penerapan Diagram REA pada Siklus pendapatan
Aktivitas Bisnis Siklus pendapatan
Satu-satunya tujuan SIA dalam siklus pendapatan adalah untuk menunjang
pelaksanaan aktivitas-aktivitas bisnis dengan pemrosesan transaksi data secara efektif. Aktivitas pertama pada siklus pendapatan adalah sales order entry. Pada aktivitas
sales order entry customer orders dikumpulkan dan diproses oleh salesperson. Agar
salesperson dapat memutuskan customer orders diterima atau ditolak diperlukan
informasi persediaan yang dimiliki dan status kredit. Salesperson dapat melihat
informasi persediaan yang dimiliki dari file inventory. Sedangkan informasi status
kredit pelanggan dapat dilihat pada file customer. Jika customer orders diterima, maka
salesperson mencatat customer orders pada file sales orders. Keputusan yang
menyangkut kebijaksanaan kredit dalam menyetujui kredit untuk pelanggan baru atau
mengubah batas kredit pelanggan lama dilakukan oleh manajer kredit. Hal tersebut
menunjukkan pemisahan kewajiban otorisasi dan pencatatan.
Pada aktivitas responding to customer inquiries salesperson menanggapi
permintaan pelanggan yang berhubungan dengan jumlah persediaan dan harga (dapat
dilihat pada file inventory) serta status pesanan (dari file sales order).
Aktivitas checking and approving customer credit memutuskan apakah penjualan
boleh dilakukan secara kredit.
Aktivitas checking inventory availability memeriksa jumlah persediaan yang
dimiliki dari file inventory. Jika jumlah persediaan tidak mencukupi jumlah
permintaan, maka dibuat back order untuk bagian pembelian.
Aktivitas kedua pada siklus pendapatan adalah shipping. Pada aktivitas ini pesanan pelanggan dipenuhi dan dikirim.
Aktivitas ketiga pada siklus pendapatan adalah billing, meliputi aktivitas
pembuatan faktur dan memelihara piutang pelanggan. Aktivitas ini dikerjakan oleh
departement billing/account receivable.
Aktivitas terakhir yang dilakukan dalam siklus pendapatan adalah cash collection.
Yang berpartisipasi dalam aktivitas ini adalah cashier dan bagian accounts receivable.
Kasir menangani pembayaran pelanggan dan menyetor ke bank. Sedangkan bagian
accounts receivable mengkredit piutang pelanggan atas pembayaran yang diterima.

Informasi yang Dibutuhkan pada Siklus Pendapatan dan Model Data
Fungsi SIA adalah menyediakan informasi yang berguna untuk membuat
keputusan. SIA harus menyediakan informasi operasional yang dibutuhkan untuk
melakukan aktivitas sebagai berikut:
• Menanggapi permintaan pelanggan tentang saldo rekening dan status pesanan.
• Memutuskan apakah kredit pelanggan tertentu perlu diperbesar.
• Memutuskan persediaan mencukupi.
• Memutuskan syarat-syarat kredit yang ditawarkan.
• Menetapkan harga produk atau jasa.
• Menetapkan kebijaksanaan berkenaan dengan pengembalian penjualan dan
garansi.
• Memilih metode pengiriman barang dagang.

Sebagai tambahan SIA sebaiknya menyediakan informasi strategi dan evaluasi
pelaksanaan:
• Waktu yang dibutuhkan untuk menangani permintaan pelanggan.
• Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi dan menyerahkan pesanan.
• Persentase penjualan yang memerlukan back order.
• Kepuasan pelanggan.
• Menganalisis pengaruh pasar dan kecenderungan penjualan.
• Analisis keuntungan berdasarkan produk, pelanggan, dan wilayah penjualan.
• Volume pejualan dalam dolar dan jumlah pelanggan.
• Keberhasilan iklan dan promosi.
• Kinerja staff penjualan.
• Piutang tidak tertagih dan kebijaksanaan kredit.
• Diharapkan penerimaan kas dan pinjaman jangka pendek.
Informasi keuangan dan operasional dibutuhkan untuk mengatur dan mengevaluasi
aktivitas siklus pendapatan. Dengan adanya sistem database, sudah saatnya
merancang kembali SIA yang mampu menggumpulkan dan menyimpan data transaksi
keuangan dan operasional pada siklus pendapatan.

Kemajuan teknologi komputer dan informasi berpengaruh pada SIA, sehingga
mengubah SIA manual ke SIA terkomputersasi yang melibatkan database. Untuk
merancangkan kembali SIA, akuntan ikut berperan dalam perancangan database,
karena akuntan yang mengusai pengendalian internal yang juga harus diterapkan
pada SIA terkomputerisasi. Pada akhirnya akuntan yang akan menggunakan
informasi yang disajikan oleh SIA terkomputerisasi.
Untuk merancang database diperlukan alat bantu, salah satunya adalah model ER.
Namun kurang jelas aturan penggambaran diagramnya, sehingga menyulitkan. Ada
pendekatan lain dari model E-R yang disebut dengan model REA yang memiliki aturan
yang lebih jelas dan cara pendekatannya cocok untuk seorang akuntan. Model REA
merupakan logical view data dari pemakai yang berhubungan dengan conceptual-level
dan external-level schema.
Dengan adanya database, data dapat terintegrasi, perangkapan data dapat
dikurangi, format tidak tergantung pada aplikasi program, dan pemakai data dapat
dengan mudah menyajikan informasi dengan bantuan bahasa query. Dengan prinsip
mengurangi perangkapan data, database menunjukkan adanya kemungkinan untuk
meninggalkan double-entry pada pencatatan akuntansi.

Modul 3

Koneksi ke delphi
1. Pake ODBC, tapi  harus punya konektornya  trs komponent standar delphi utk koneksi dgn odbc
2. Pake MyDAC Install MyDAC tsb dgn catatan delphinya jgn aktif dulu.
  Setelah itu jalankan delphi Cari di-Component Pallete.pilih MyConnection, kemudian MyTable..
Sumber:
http://forums.mysql.com/read.php?49,157000,159176
Pemasukan data ke dalam database bisa dilakukan melalui :
1. Program database itu sendiri , seperti :  SQL Server, MySQL,Oracle dll.
2. Program bantu database, seperti : SQL Yog,php my admin dll.
3. Bahasa Pemrograman, seperti : Java, Delphi, Visual Basic, PHP, JSP, ASP.
Untuk bahasa pemrograman Java, delphi, Visual Basic memerlukan piranti koneksi berupa script konektor.
di windows sudah disediakan konektor ODBC (open database connector), yang bisa saudara lihat pada program–>control panel –> administrative tools.
Sumber:
http://akhifais.wordpress.com/category/sistem-informasi/
Zeos adalah kumpulan komponen untuk melakukan akses ke database engine mulai dari mssql sampai dengan mysql, koneksinya juga bagus hanya saja untuk delphi 2010 masih alpha tapi sangat stabil
Sumber :
http://indocoding.org/index.php?option=com_content&view=article&id=51:zeos-database-untuk-delphi-2010&catid=48:database-delphi&Itemid=62

Tugas Kelompok

Modul 3
Tugas Kelompok

1. buat algoritma pemesanan tiket pesawat dan gambarkan flowchartnya

variabel :

- pesawat : char
- nama : char
- asal kota : char
- tujuan : char
- jam keberangkatan : int


proses algoritma

pesan tiket
input : "nama", "nama pesawat", "asal kota", "tujuan", "jam keberangkatan"
if data lengkap go to
pembayaran via e-banking
else pemesanan di batalkan

FLOWCHART

Soal Tambahan

Menurut saya lab DSS merupakan salah satu la yang disediakan oleh Teknik Industri untuk menunjang proses pembelajaran mahasiswa dalam hal pemahaman tentang pemodelan sistem, pemrograman komputer dan sistem basis data. Disini lab DSS sendiri difasilitasi dengan dengan seperangkat komputer serta berbagai software yang digunakan dalam hal pemodelan sistem maupun pemrograman. Korelasi lab DSS dengan praktikum Teknologi Informasi yaitu, karena praktikum Teknologi informasi merupakan praktikum yang mengarah ke pemrograman dan Lab DSS mempunyai peran serta fasilitas untuk menunjang jalannya praktikum Teknologi Informasi.

Jawaban Modul 2 TI

Nomor 1

Delphi menghasilkan begitu banyak file untuk setiap proyeknya, dan kamu setidaknya harus mengetahui jenis dan dinamakan apa file-file tersebut. Tabel 2-11 menjelaskan hal tersebut untuk kamu. Prinsipnya ada beberapa file yang saling terkait satu sama lain. 
TABEL 2-1 Nama File dan Diskripsinya

Ekstensi

Jenis dan Diskripsi File

Saat Pembuatan

BMP
File standar window, untuk menyimpan gambar bitmap. Image Editor
BPG
Borland Project Group, untuk Manajemen proyek multi-target. Development
BPL
Borland Package Library , sejenis DLL, kamu bisa membuat file EXE dengan ukuran kecil, tapi file ber-eksensi BPL ini harus di- ikutsertakan. Mungkin kamu pernah memperhatikan ukuran file EXE dari Visual Basic ?? Kecil 'kan, apakah file EXE Delphi bisa sekecil itu ? Jawabanya bisa saja, caranya saat kompilasi jangan meyertakan library kedalam file EXE yang kamu buat, tapi cukup ikut sertaka saja Packege Library. Layaknya sebuah DLL — Package Library juga bisa sharing. Kompilasi, Lingking
CAB
Microsoft Cabinet compressed file format. Dibangkitkan saat kamu melakukan Web Deploy (dari menu utama Delphi pilih Project|Web Deploy) Kompilasi
CFG
File Konfigurasi untuk Project Option Development
CUR
File standar window, untuk Cursor Image Editor
DCI
Menyimpan perubahan Code Insight dari IDE (dari menu utama Delphi pilih Tools|Editor Options->pilih Tab: Code Insight) IDE
DCP
Delphi Component Package Kompilasi
DCT
Menyimpan perubahan Component Templates dari IDE IDE
DCU
Delphi Compiled Unit, hasil kompilasi file PAS Kompilasi
DFM
Delphi Form, file dalam format binary Development
~DF
Backupnya file DFM Development
DLL
Dynamic Link Library, file DLL yang dihasilkan oleh Delphi dapat di-akses oleh program/aplikasi lannya. Saya mempunyai contoh sebuah file DLL yang dibuat dengan mengunakan Delphi, kemudian saya panggil dari program yang saya kembangkan dengan Visual FoxPro, hasilnya sangat memuaskan. Kalo kamu ingin melihat contoh programnya silahkan kunjungi situs saya yaitu, http://get.to/semut atau juga bisa ke http://oocities.com/visiweb ; pada bagian kiri dari home page tersebut pilih Bahasa Program|Visual FoxPro. Compilasi, lingking
DMT
Delphi Menu Templates IDE
DOF
Delphi Option File Development
DPK
Delphi Package Development
DPR
Delphi Project File Development
~DP
Backupnya DPR. Development
DRO
Menyimpan setiap perubahan pada Object Repository (dari menu utama Delphi pilih Tools|Repository). Boleh dihapus, tapi penambahan pada repository akan hilang, bisa di-restore lagi dari CD Delphi pada direktori ..\bin\delphi32.dro. IDE
DSK
Desktop file. Development
DSM
Delphi Symbol Module. Kompilasi
EXE
Executable file Compilasi, Lingking
HTM, HTML
HyperText Markup Language. Dibangkitkan saat kamu melakukan Web Deploy (dari menu utama Delphi pilih Project|Web Deploy) Web deploy ActiveForm
ICO
File standar window, untuk Icon Image Editor
LIC
License file, berhubungan file OCX Activex Wizard
OCX
OLE Control eXtension, semacam dll juga, berisi ActiveX controls atau form Kompilasi, Lingking
PAS
Pascal file, source program. Development
~PA
Bacupnya PAS Development
RES, RC
Resource file Development
TBL
Type Library untuk OLE server application. Development
TODO
To-do list file, akan mempunyai nama file yang sama dengan project tetapi dengan ekstensi .TODO IDE
 http://www.oocities.com/visiweb/bukudelphi/bab2_cerdas_delphi.html
Nomor 2
Borland Delphi merupakan suatu bahasa pemograman yang memberikan berbagai fasilitas pembuatan aplikasi visual. Keunggulan bahasa pemograman ini terletak pada produktivitas, kualitas, pengembangan perangkat lunak, kecepatan kompilasi, pola desain yang menarik serta diperkuat dengan program yang terstruktur. Keunggulan lain dari Delphi ini adalah dapat digunakan untuk merancang program aplikasi yang memiliki tampilan seperti program aplikasi lain yang berbasis Windows (Andi, 2002:1).
Main window
Jendela Utama ini mempunyai fungsi yang sama dengan semua fungsi utama dari program aplikasi windows lainnya, dimana Main Window ini dibagi menjadi 3 bagian, yaitu: Main Menu, Toolbar dan Component Palette.
Main menu
Menu utama pada Delphi mempunyai kegunaan yang sama seperti aplikasi Windows lainnya. Dengan menggunakan fasilitas menu pengguna dapat memanggil atau menyimpan program.
Toolbar
Delphi memiliki beberapa toolbar yang masing-masung memiliki perbedaan fungsi dan setiap tombol pada bagian toolbar berfungsi sebagai pengganti suatu menu perintah yang sering digunakan. Pada kondisi default Delphi memiliki 6 bagian toolbar, antara lain: standart, view, debug, desktop, custom dan Component Palette.
Component palette
Berisi kumpulan ikon yang melambangkan komponen-komponen yang terdapat pada Visual Component Library (VCL). Disini dapat ditemukan beberapa page control, seperti Standart, Additional, Win32, System, Data Acces.

Komponen-komponen yang ada pada palette ini berfungsi untuk membuat elemen kontrol windows standard. Komponen yang digunakan dalam praktek standard untuk membuat program ini, antara lain:
a. Label
Untuk membuat teks seperti judul dimana user tidak bisa mengaksesnya tetapi hanya dapat membaca teksnya saja.
b. Edit
Untuk menampilkan suatu area dimana nantinya user dapat mengisi dan mengaksesnya, tetapi hanya dapat membaca teksnya saja.

c. Memo
Untuk menampilkan suatu area dimana user dapat mengisi atau mengubah beberapa buah baris teks.
d. Button
Untuk membuat tombol sehingga user dapat memasukkan perintah pada program aplikasi dengan menekan tombol ini.
e. Main Menu
Untuk membuat menu utama yang ditempatkan pada Form. Ikon tombol pointer terdapat disetiap page control, yang berfungsi untuk menekan atau memilih posisi.
f. Timer
Untuk memeriksa input dari interface PPI 8255 setiap waktu dibutuhkan oleh program.
g. Image
Menampilkan gambar dari file gambar.
h. Form Designer
Semua program windows memiliki form. Form adalah komponen utama dalam pengembangan aplikasi. Form designer adalah tempat melekatya komponen yang lain. Artinya, form adalah tempat komponen-komponen lain diletakkan.
Dalam sebuah Form terdapat titik-titik yang disebut dengan grid yang berguna untuk membantu pengaturan tata letak objek yang dimasukkan dalam Form.

i. Object Inspector
Object Inspector digunakan untuk mengatur properti dan even suatu komponen. Semua komponen dapat diubah perilakunya menggunakan kehebatan Object Inspector. Akan tetapi anda tidak dapat mengubah langsung properti-properti yang tidak ditampilkan kecuali melalui penulisan kode program. Objek Inspector terdiri dari dua tab, yaitu properties dan event.

j. Tab properties
Digunakan untuk mengubah properti komponen. Properti dengan tanda plus (+) menunjukkan bahwa properti tersebut mempunyai sub properti.

k. Tab events
Bagian yang dapat diisi dengan kode program tertentu yang berfungsi untuk menangani events (kejadian-kejadian yang berupa sebuah procedure) yang dapat direspon oleh sebuah komponen. Misanya pada komponen tombol (button) dipasangkan event click, sehingga jika tombol tersebut di-klik maka akan mengerjakan suatu sub program.

l. Code Editor
Merupakan tempat untuk menuliskan kode program. Pada bagian ini dapat menuliskan pernyataan-pernyataan dalam object Pascal. Code Editor dilengkapi fasilitas highlight yang memudahkan user menemukan kesalahan.

http://www.elektronikaku.co.cc/2010/08/borland-delphi-merupakan-suatu-bahasa.html 
Nomor 3

Kelebihan dan Kekurangan dari Type - Type Bahasa Pemrograman

Type - Type Bahasa Pemograman
SecaraUmum terdapat 4 kelompok bahasa pemrograman yaitu :
1. Object Oriented Language (Visual dBase, Visual FoxPro, Dephi, Visual C)
2. high level (Seperti Pascal dan Basic),
3. middle level (Seperti Bahasa C), dan
4. low level (Seperti Bahasa Assembly).


A. Delphi

Borland Delphi atau biasa disebut Delphi saja, merupakan sarana pemrograman aplikasi visual. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah bahasa pemrograman Pascal atau yang kemudian disebut bahsa pemrograman Delphi. Delphi merupakan generasi penerus dari Turbo Pascal. Turbo Pascal yang diluncurkan pada tahun 1983 dirancang untuk dijalankan pada sistem operasi DOS ( yang merupakan sistem operasi yang paling banyak disunakan pada saat itu ). Sedangkan Delphi yang diluncurkan pertama kali tahun 1995 dirancang untuk beroperasi dibawah sistem operasi Windows.

Delphi terdapat 2 macam struktur yaitu struktur projrk dan struktur unit program Delphi:
1. Struktur Projek
Pada suatu projek yang anada bangun, terdapat sebuah file program utama yang berisi kode program untuk pengelolaan unit – unit. Kode program utama ini biasa juga disebut kode projek dan disimpan dalam file berekstensi .DPR.

2. Struktur Unit
Sebuah unit berisitipe-tipe, konstanmta-konstanta, variabel dan rutin (fungsi dari prosedur). Setiap unit didefinisikan dalaqm file .PAS yang menangani unit tersebut.

Kelebihan :
1). Sifatnya freeware
2). Dikembangkan dengan bahasa Pascal, sehingga pagi pengguna yang terbiasa dengan dasar pemrograman turbo Pascal akan lebih familiar.
3). Komponen yang disediakan sudah cukup lengkap tanpa harus add component dari sumber lain.
4). Dokumentasi cukup lengkap.

Kelemahan :
1). Pengguna yang tidak memiliki dasar pemrograman dengan bahasa Pascal akan mengalami kesulitan untuk pertama kalinya.
2). Setiap komponen yang dimasukkan dalam form tampilan, akan diikutsertakan kode deklarasi dan inisialisasinya dalam list code. Sehingga apabila terjadi perubahan komponen, penamaan maupun kesalahan penulisan kode, program tidak mau membetulkan otomatis.
3). Apabila terdapat form/list code lain yang di-include-kan, harus dituliskan code/nama dari form/lost code di bagian “uses” dan juga inisialisasi variablenya.
B. Bahasa C

Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richard pada tahun 1967. Bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian mengembangkan bahasa yang disebut dengan B pada tahun 1970. Perkembangan selanjutnya dari bahasa B adalah bahasa C oleh Dennis Ricthie sekitar tahun 1972-an di Bell Telephone Laboratories Inc.( sekarang adalah AT&T Bell Laboratories).

Kelebihan Bahasa C :

Beberapa alasan mengapa bahasa C banyak digunakan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Bahasa C tersedia hampir di semua jenis komputer
2. Kode bahasa C sifatnya adalah portabel
Aplikasi yang ditulis dengan bahasa C untuk suatu komputer tertentu dapat digunakan di komputer lain hanya dengan sedikit modifikasi.
3. Bahasa C hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci
4. Proses executable program bahasa C lebih cepat
5. Dukungan pustaka yang banyak
Keandalan bahasa C dicapai dengan adanya fungsi-fungsi pustaka.
6. C adalah bahasa yang terstruktur

Bahasa C mempunyai struktur yang baik sehingga mudah untuk dipahami. C mempunyai
fungsi-fungsi sebagai program bagiannya.
7. Selain bahasa tingkat tinggi, C juga dianggap sebagai bahasa tingkat menengah.
Bahasa C mampu menggabungkan kemampuan bahasa tingkat tingkat tinggi dengan bahasa tingkat tingkat rendah.
8. Bahasa C adalah kompiler
Karena C sifatnya adalah kompiler, maka akan menghasilkan executable program yang banyak dibutuhkan oleh program-program komersial.

Selain alasan tersebut ada beberapa alasan lain mengapa menggunakan bahasa C, yaitu:
a. C adalah bahasa pemrograman yang memiliki portabilitas tinggi.
Program C yang kita tulis untuk satu jenis platform, bisa kita kompile dan jalankan di platform lain dengan tanpa ataupun hanya sedikit perubahan. Ini bisa diwujudkan dengan adanya standarisasi ANSI untuk C.
b. C adalah bahasa pemrograman dengan kata kunci (keyword) sedikit.
Kata kunci disini adalah merupakan fungsi ataupun kata dasar yang disediakan oleh kompiler suatu bahasa pemrograman. Hal ini membawa pengaruh semakin mudahnya kita menulis program dengan bahasa tingkat rendah. Pengaruh lain dari sedikitnya kata kunci ini adalah proses eksekusi program C yang sangat cepat.

Adapun kekurangan yang biasa di Bahasa C antara lain :
1. Banyaknya Operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan pemakai.
2. Bagi pemula pada umumnya akan kesulitan menggunakan pointer.



C. Visual Basic

Visual Basic 6 merupakan salah satu tool untuk pengembangan aplikasi yang banyak diminati oleh orang. Di sini Visual Basic 6 menawarkan kemudahan dalam pembuatan aplikasi dan dapat menggunakan komponen-komponen yang telah disediakan. Untuk memulai Visual Basic 6 anda perlu menginstall Visual Basic 6.0. Program ini biasanya dalam satu paket dengan Visual Studio 6.0. Dengan menggunakan Visual Basic 6 kita bisa menghasilkan berbagai macam jenis program. Dari aplikasi yang mengintegrasikan database, jaringan, office automation, dan web application.


Keuntungan Visual basic:
- Bahasa yang sederhana. Banyak hal yang mungkin sulit dilakukan jika kita menggunakan bahasa pemrograman lainnya, akan dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan Visual basic.
- Karena Visual basic sangat populer, maka sangat banyak sumber-sumber yang dapat kita gunakan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan kau baik berupa buku, web site dll
- Kita bisa memperoleh banyak tools baik gratis maupun tidak di Internet yang akan sangat membantu menghemat waktu kita dalam pemrograman.

Kekurangan Visual basic:
- Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang powerful, tetapi sebenarnya tidak terlalu bagus untuk membuat game-game yang benar-benar memuaskan.
- Lebih lambat dibandingkan bahasa pemrograman lain.
D. Pascal

- Dirancang oleh Prof. Nicklaus Wirth dari Technical University di Zurich, Switzerlandtahun 1971.
-Nama Pascal berasal dari Blaise Pascal, nama ahli matematika dan philosopi dari Perancis (abad 17).
-Pengembangan dari bahasa Algol 60 dan Algol W (turunan Algol 60).
-Memiliki beberapa versi, seperti : Turbo Pascal, Ms Pascal (Microsoft), Apple Pascal,UCSD (University of California at San Diego Pascal), dll.
-Turbo Pascal yang dibuat oleh Borland Inc. adalah versi yang paling banyak digunakan karena menggunakan Compiler untuk menterjemahkannya dan juga mengikuti standard bahasa Pascal yang dibuat oleh Nicklaus Wirth dan K. Jensen.
-Pascal merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level language) dan terstruktur (Structured Programming language).




Bahasa Pascal, secara garis besar mempunyai struktur sebagai berikut :

1. Judul program,
2. Blok program yang terdiri dari :
a. Bagian deklarasi, meliputi :
- deklarasi label,
- deklarasi konstanta,
- deklarasi tipe,
- deklarasi variabel,
- deklarasi prosedur dan/atau fungsi.
b. Bagian pernyataan, berisi perintah-perintah.
Latihan Pascal : Perulangan dan Seleksi Kondisi I – 2


Kelebihan :
Bahasa Pascal adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level language) yang cukup populer, khususnya di Indonesia. Hal ini disebabkan bahasa Pascal lebih mudah dipahami dibanding bahasa pemrograman lainnya, seperti bahasa C, bahasa assembler, dan lain sebagainya. Selain itu, bahasa Pascal adalah bahasa pemrograman yang terstruktur dan lebih mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga sangat cocok diterapkan dalam dunia pendidikan.

Kekurangan:
Tidak fleksibel penggunaannya dan Bahasa Pemrograman Dibawah ini biasa digunakan untuk pemrograman Web :

E. HTML

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer.

F. PHP

PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain. PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).

G. ASP

ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis. ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft. ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.

H. XML

Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data. XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja. XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.
I. WML

WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge). WML ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless. WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.


J. PERL

Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC. PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.

K. CFM

CFM dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio. Syntax coldfusion berbasis html.

L. JAVA

Java adalah sebuah teknologi yang diperkenalkan oleh Sun Microsystems pada pertengahan tahun 1990. Menurut definisi dari Sun, Java adalah nama untuk sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat luinak pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Kita lebih menyukai menyebut Java sebagai sebuah teknologi dibanding hanya sebuah bahasa pemrograman, karena Java lebih lengkap dibanding sebuah bahasa pemrograman konvensional. Teknologi Java memiliki tiga komponen penting, yaitu:

• Programming-language specification
• Application-programming interface
• Virtual-machine specification

Bahasa Java dapat dikategorikan sebagai sebuah bahasa pemrograman berorientasi objek, pemrograman terdistribusi dan bahasa pemrograman multithrreaded . Objek Java dispesifikasi dengan membentuk kelas. Untuk masing-masing kelas Java, kompiler Java memproduksi sebuah file keluaran arsitektur netral yang akan jalan pada berbagai implementasi dari Java Virtual Machine (JVM). Awalnya Java sangat digemari oleh komunitas pemrograman internet, karena Java mendukung untuk applets , dimana program dengan akses sumber daya terbatas yang jalan dalam sebuah web browser. Java juga menyediakan dukungan level tinggi untuk networking dan objek terdistribusi. Java juga dianggap sebagai sebuah bahasa yang aman. Tampilan ini pada khususnya penting menganggap bahwa sebuah program Java boleh mengeksekusi silang sebuah jaringan terdistribusi. Sehingga bahasa Java saat ini termasuk bahasa pemrograman yang relatif mudah untuk dipelajari karena banyaknya contoh dan konsep yang beredar luas, baik berupa buku maupun di internet. Tetapi program yang dibuat dalam bahasa Java juga relatif lebih banyak membutuhkan waktu saat di eksekusi (lebih lama) dikarenakan untuk menjalankan
programnya dibutuhkan JVM (perantara antar program dan sistem operasi).

M. CSS

Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).
sumber : http://dadarockman.blogspot.com/





LINK MODUL 1

jawaban no.1 http://denokfaizah.files.wordpress.com/2008/03/alpro2.pdf
No.2 : http://s3mrp.blogdetik.com/2009/11/04/macam-macam-dbms-database-managemen-system/

Modul 1

NO.1
Secara umum, tipe data dalam pemrograman Pascal adalah:
1. Tipe data sederhana
– Tipe data standard (standard data type)
--> Integer, Real, Boolean, Char, dan String
– Tipe data didefinisikan pemakai (user defined data type)
--> subrange dan enumerasi
– Tipe data terstruktur
--> Array, record, set, file
– Tipe data penunjuk
--> Pointer
Tipe data berfungsi membatasi jangkauan data ynag akan dilaksanakan.
TIPE DATA SEDERHANA
Tipe Data Standard
– Integer
Tipe integer adalah tipe data yang nilainya bulat. Ada 5 macam tpe integer, yaitu:
Tipe       Jangkauan Nilai (Range)                       Format
Shortint    -128 .. 127                                   Signed 8 bit
Integer     -32768 .. 32767                           Signed 16 bit
Longint    -2147483648 .. 2147483647       Signed 32 bit
Byte          0 .. 255                                      Unsigned 8 bit
Word        0 .. 65535                                  Unsigned 8 bit
Contoh deklarasi:
Var A, B, C : Integer;
D, E, F : Longint;
Operator-operator yang berlaku pada tipe data integer, yaitu :
Operator arithmatik : +, - , *, /, div, mod
Operator logic : <, = , > , <= , >= , <>
– Real
Real merupakan tipe bilangan pecahan. Bilangan real bisa dinyatakan dalam bentuk
eksponensial. Ada 5 macam tipe real, yaitu:
Tipe          Jangkauan Nilai Digit Signifikan              Ukuran
Real               2,9 x 10-38 .. 1,7 x 1038            11 - 12 6 byte
Single            1,5 x 10-45 .. 3,4 x 1038             7 - 8 4 byte
Double          5.0 x 10-324 .. 1,7 x 10308        15 - 16 8 byte
Extended       3,4 x 10-4932 .. 1,11 x 104932 19 - 20 10 byte
Comp           -263 + 1 .. 263 - 1                     19 - 20 8 byte
Contoh deklarasi:
Var A, B, C : Real;
D, E, F : Double;
Operasi – operasi yang bisa dikerjakan oleh tipe data real adalah:
• Operasi biner, seperti penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), dan
pembagian (/)
• Operasi uner. Contoh: -4.25, +1.25
– Boolean
Boolean adalah tipe data yang hanya mempunyai dua kemungkinan, yaitu true dan
false. Biasanya tipe data ini digunakan untuk perbandingan.
Var A, B, C : Boolean;
Operator NOT, OR, AND, dan XOR dapat dibentuk secara bersamaan menjadi
sebuah ungkapan Boolean yang rumit.
Misal:
Var A,B,C: Boolean;
Begin
C := false; B := true;
A := (Not(C) AND Not (B)) XOR (C);
Write(A); readln;
End.

– Char
Char adalah semua tombol yang terdapat pada keyboard atau lebih lengkapnya semua karakter yang terdapat pada kode ASCII. Catatan : Apabila char ingin dijadikan sebagai konstanta maka karakter yang dimasukkan harus diapit dengan tanda kutip satu. Dan apabila karakter itu berupa tanda kutip satu maka harus diapit dengan dua tanda kutip satu
Beberapa fungsi untuk memanipulasi tipe daa char:
– Ord(x) dengan x adalah data bertipe char. Fungsi ini digunakan untuk memperoleh nilai urutan dalam kode ASCII yang digunakan untuk melambangkan karakter tersebut. Contoh: Ord('C') adalah 67.
– Char(x) dengan x adalah data bertipe byte. Fungsi ini adalah kebalikan dari fungsi Ord. Nilai yang diperoleh merupakan karakter ASCII yang dinyatakan dengan urutan ke x. Contoh: Char(67) adalah 'C'.
– Pred(x) dengan x adalah data bertipe char. Fungsi ini digunakan untuk mengetahui karakter yang mendahului x. Contoh: Pred('h') adalah 'g'.
– Succ(x) dengan x adalah data bertipe char. Fungsi ini digunakan untuk mengetahui karakter sesudah x. Contoh: Succ('h') adalah 'i'. Jika x tidak mempunyai penerus, maka nilai fungsi ini tidak terdefinisikan.
– Upcase(x) dengan x adalah data bertipe char. Jika x merupakan huruf kecil maka akan dikembalikan huruf kapitalnya. Contoh: upcase('a') adalah 'A'.

– String
String adalah data yang berisi sederet karakter yang terletak diantara tanda kutip satu. Jika karakter kutip merupakan bagian dari konstanta string, maka ditulis dengan menggunakan dua buah tanda kutip satu berurutan. Nilai data string akan menempati memori sebesar maksimla jumlah karakter yang dapa ditampung
ditambah denga 1 byte (index ke-0) untuk menyimpan panjang string yang sebenarnya. Jika panjang string tidak ditulis, maka panjang string dianggap 255 karakter. Panjang string yang diijinkan antara 1 sampai 255.
Bentuk umum dari deklarasi tipe string adalah: Var pengenal : string[panjang];
dimana pengenal : nama variabel panjang : bilangan bulat yang menunjukkan banyaknya karakter (1 – 255).
Untuk tipe data string, operator yang berlaku adalah operator penggabungan (+).
Tipe data didefinisikan pemakai (user-defined data type)
– Subrange
Tipe data subrange adalah suatu range yang menunjukkan nilai terkecil dan nilai terbesar yang dapat dipergunakan. Deklarasi tipe data subrange mempunyai bentuk:
Type pengenal = konstanta1 .. konstanta2;
dimana:
pengenal : nama tipe data yang dideklarasikan
konstanta1 : batas bawah nilai data
konstanta2 : batas atas nilai data
Kedua konstanta di dalam subrange harus bertipe ordinal yang sama, di mana nilai konstanta pertama lebih kecil atau sama dengan nilai konstanta kedua. Tipe data real tidak dapat digunakan sebagai nilai subrange, karena buka tipe ordinal. Contoh:
Type tanggal = 1 .. 31;
bulan = 1 .. 12;
– Enumerated
Tipe data enumerated (skalar) menunjukkan kumpulan dari nilai yang urutannya sudah pasti. Nilai dari tipe yang dideklarasikan ini akan diwakili dengan pengenal – pengenal (identifiers) yang akan menjadi nilai suatu konstanta. Contoh:
Type bahasa = (delphi, java, c, pascal, basic);
bulan = (maret, april, mei, juni, juli);
Tipe data bulan mempunya 5 elemen dari maret sampai juli. Dari urutannya, maret adalah identifier berupa konstanta bernilai 0 dan juli bernilai 4. Yang perlu diperhatikan dengan tipe data skalar ini adalah tipe data ini sudah berbeda dengan tipe standar yang ada dan pascal tidak mengijinkan operasi dengan tipe data yamg berbeda.
Sumber :
No.2

Beberapa software atau perangkat lunak DBMS yang sering digunakan dalam aplikasi program antara lain :
1. MySQL
MySQL merupakan sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL (bahasa inggris : data management system) atau DNMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public Licenci (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL . Tidak seperti Apache yang merupakan software yang dikembangkan oleh komunitas umum, dan cipta untuk code sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang penuh hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah : david axmark, allan larsson, dan Michael “monthy widenius.
Kelebihan MySQL antara lain :
1. free (bebas didownload)
2. stabil dan tangguh
3. fleksibel dengan berbagai pemrograman
4. Security yang baik
5. dukungan dari banyak komunitas
6. kemudahan management database
7. mendukung transaksi
8. perkembangan software yang cukup cepat.
2. ORACLE
Sejarah Singkat Oracle
Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed Oates, dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer) selama beberapa tahun sampai saat ini. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe. Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional. Teori database relasional diperkenalkan hampir secara simultan oleh Edgar F. Codd (dalam artikelnya yang terkenal Large shared data banks) dan seorang penemu lain yang kurang dikenal, pada tahun 1969. IBM adalah perusahaan pertama yang menerapkan model relasional ini dalam bahasa SQL, dengan produknya DB2. Sayangnya IBM agak ragu akan keampuhan SQL dan model relasional (nantinya akan berpengaruh pada ketertinggalan IBM di pasar database-server sistem operasi Unix dan Windows ).
Larry melihat perkembangan teori model relasional dan implementasi database relasional dalam DB2. Ia yakin bahwa model relational adalah “way of the future” dan memutuskan untuk mengimplementasikan model relasional di produk Oracle. Sebelumnya produk database Oracle memakai model nonrelasional. Oracle menjadi pesaing kuat bagi IBM dalam pasar database server di mainframe, terutama database bermodel relasional.
Sekitar pertengahan tahun 1980an, Larry mendiversifikasi produk Oracle (versi 6.x) keluar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix. Selanjutnya tahun 1996 Oracle Corp mendiversifikasi Oracle (versi 7.x) ke sistem operasi Novell Netware, Windows NT, dan Linux (versi 8.x, tahun 1997). Mulai pertengahan tahun 1990an Oracle Corp mulai membuat juga produk-produk nondatabase-server seperti application server (WebDB, OAS), development tools (Oracle Developer, Oracle Designer), dan application suite (Oracle Apps).
Pengertian Oracle
Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut:
• Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)
  • Menangani manajemen space dan basis data yang besar
  • Mendukung akses data secara simultan
  • Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
  • Menjamin ketersediaan yang terkontrol
  • Lingkungan yang terreplikasi
Database merupakan salah satu komponen dalam teknologi informasi yang mutlak diperlukan oleh semua organisasi yang ingin mempunyai suatu sistem informasi yang terpadu untuk menunjang kegiatan organisasi demi mencapai tujuannya. Karena pentingnya peran database dalam sistem informasi, tidaklah mengherankan bahwa terdapat banyak pilihan software Database Management System (DBMS) dari berbagai vendor baik yang gratis maupun yang komersial. Beberapa contoh DBMS yang populer adalah MySQL, MS SQL Server, Oracle, IBM DB/2, dan PostgreSQL.
Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, namun banyak orang memiliki kesan yang negatif terhadap Oracle. Keluhan-keluhan yang mereka lontarkan mengenai Oracle antara lain adalah terlalu sulit untuk digunakan, terlalu lambat, terlalu mahal, dan bahkan Oracle dijuluki dengan istilah “ora kelar-kelar” yang berarti “tidak selesai-selesai” dalam bahasa Jawa. Jika dibandingkan dengan MySQL yang bersifat gratis, maka Oracle lebih terlihat tidak kompetitif karena berjalan lebih lambat daripada MySQL meskipun harganya sangat mahal.
Namun yang mereka tidak perhitungkan adalah bahwa Oracle merupakan DBMS yang dirancang khusus untuk organisasi berukuran besar, bukan untuk ukuran kecil dan menengah. Kebutuhan organisasi berukuran besar tidaklah sama dengan organisasi yang kecil atau menengah yang tidak akan berkembang menjadi besar. Organisasi yang berukuran besar membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas agar dapat memenuhi tuntutan akan data dan informasi yang bervolume besar dan terus menerus bertambah besar.
Kelebihan Dan Kekurangan Oracle
Fleksibilitas adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi khusus yang dapat berubah-ubah. Sebagai contoh, organisasi yang besar membutuhkan server yang terdistribusi dan memiliki redundancy sehingga pelayanan bisa diberikan secara cepat dan tidak terganggu jika ada server yang mati. Organisasi tersebut juga mempunyai berbagai macam aplikasi yang dibuat dengan beragam bahasa pemrograman dan berjalan di berbagai platform yang berbeda. Oracle memiliki banyak sekali fitur yang dapat memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi besar tersebut. Berbagai fitur tersebut membuat Oracle menjadi DBMS yang rumit dan sulit untuk dipelajari, namun itu adalah harga yang harus dibayar untuk mendapatkan fleksibilitas yang dibutuhkan dalam sistem informasi di organisasi yang berukuran besar.
Skalabilitas mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang dengan penambahan sumber daya. Organisasi yang besar harus mampu melakukan transaksi data dalam volume yang besar dan akan terus bertambah besar. Jika dijalankan hanya pada satu server saja, MySQL memang bisa berjalan lebih cepat daripada Oracle. Namun jika satu server sudah tidak bisa lagi menangani beban yang terus bertambah besar, kinerja MySQL mengalami stagnasi karena keterbatasan server tersebut. Namun Oracle mendukung fitur Grid yang dapat mendayagunakan lebih dari satu server serta data storage dengan mudah dan transparan. Hanya dengan menambahkan server atau data storage ke dalam Oracle Grid, maka kinerja dan kapasitas Oracle dapat terus berkembang untuk mengikuti beban kerja yang terus meningkat.
Demikianlah salah satu (atau dua) keunggulan dari Oracle. Tidaklah mengherankan bahwa meskipun Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, perusahaan-perusahaan besar memilih Oracle dan tidak menggunakan DBMS seperti MySQL yang gratis karena mereka membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas dalam sistem informasi yang mereka gunakan.
3. FIREBIRH
Sejarah Firebird
Firebird adalah salah satu aplikasi RDBMS (Relational Database Management System) yang bersifat open source. Awalnya adalah perusahaan Borland yang sekitar tahun 2000 mengeluarkan versi beta dari aplikasi database-nya InterBase 6.0 dengan sifat open source. Namun entah kenapa tiba-tiba Borland tidak lagi mengeluarkan versi InterBase secara open source, justru kembali ke pola komersial software. Tapi pada saat yang bersamaan programmer-progammer yang tertarik dengan source code InterBase 6.0 tersebut lalu membuat suatu team untuk mengembangkan source code database ini dan kemudian akhirnya diberinama Firebird.
Pengembangan codebase Firebird 2 dimulai pada awal pengembangan Firebird 1, dengan memporting kode Firebird 1 berbasis C ke dalam bahasa C++ dan merupakan pembersihan kode secara besar-besaran. Firebird 1.5 merupakan rilis pertama dari codebase Firebird 2. Pengembangan ini merupakan satu kemajuan signifikan bagi para developer dan seluruh tim dalam project Firebird, namun tentu ini bukan akhir dari tujuan. Dengan dirilisnya Firebird 1.5, pengembangan lebih lanjut difokuskan pada Firebird versi 2.
Pada bulan April 2003, Yayasan Mozilla memutuskan mengganti nama web browser mereka dari ”Phoenix” menjadi ”Firebird”. Keputusan ini ditanggapi dengan serius oleh proyek Firebird Database dengan asumsi bahwa hal tersebut bisa membingungkan user karena dua produk berbeda menggunakan nama yang identik. Protes atas hal ini berlanjut hingga para pengembang Mozilla membuat satu pernyataan yang jelas bahwa nama Firebird dalam kenyataannya adalah ”Mozilla Firebird”. Pernyataan ini juga membuat memperjelas bahwa nama Mozilla Firebird merupakan sebuah ”codename” atas proyek web browser yang tengah dikerjakan oleh Mozilla. Pada tanggal 9 Februari 2004, Mozilla akhirnya mengganti kembali nama browser mereka sebagai Mozilla Firefox, Dengan demikian hal tersebut secara otomatis menghilangkan kebingungan para pengguna.
Firebird dan Interbase. Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird ini diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland. Karena itulah Interbase dan Firebird sebenarnya mempunyai CORE yang sama karena awalnya sama” dikembangkan oleh Borland.
Namun dalam perkembangannya, Interbase yang komersial di-bundle oleh Borland menjadi Phoenix, sedangkan Firebird adalah interbase yang dikembangkan oleh komunitas Open Source, sehingga menjadikannya sebagai produk Database Server
yang FREE. Kalau dikaitkan dengan support, tentunya jelas beda karena produk komersial dan free. Dalam konsep teknik programmingnya, ada banyak yang sama, namun pengayaan Firebird lebih banyak dan menjadikannya lebih luwes, terutama dalam koneksi client-server (port) dan integritasnya. Modul-modul kode baru ditambahkan pada Firebird dan berlisensi di bawah Initial Developer’s Public License (IDPL), sementara modul-modul aslinya dirilis oleh Inprise berlisensi di bawah InterBase Public License 1.0. Kedua lisensi tersebut merupakan versi modifikasi dari Mozilla Public License 1.1.
Pengguna Firebird
Open source DBMS ini dimotori oleh para developer Interbase 6.x open-source. Jika pernah menggunakan produk-produk RDBMS, seperti Ms-SQL Server, Oracle, DB2, Informix, dan lain-lain, kita tidak akan kesulitan dalam mengenal Firebird. Mengapa Firebird? banyak orang menggunakan produk RDBMS yang sudah populer, dan harganya pun sangat mahal, sehingga banyak yang ingin belajar harus mencari versi ‘bajakan’ dari produk tersebut untuk bisa belajar. Alasannya sederhana, ingin belajar RDBMS berkelas enterprise tetapi tidak usah membayar.
Kalangan-kalangan seperti inilah yang seringkali memanfaatkan Firebird. Produk ini gratis dan berkelas enterprise. Selain itu Firebird juga digunakan para pelaku bisnis, mereka ingin solusi sistem informasi berskala besar (enterprise), namun mereka juga ingin menghindari harga yang sangat mahal dan biaya maintenance yang juga sangat mahal. Produk ini mampu bersaing dengan produk-produk berkelas seperti Ms-SQL Server atau Oracle sekalipun, dalam segala hal fitur, kecepatan, performa, apapun anda menamakannya, Firebird benar-benar bisa dibandingkan,dan yang lebih penting Firebird is totally Free.
Kalau memang Firebird Hebat, berkelas, dan gratis, mengapa Firebird kurang populer saat ini? jawabannya sederhana, Firebird mempunyai developer yang tangguh, support yang tangguh, tetapi Firebird tidak mempunyai marketing yang tangguh.
Kemampuan dan Kelebihan Firebird
Kita bisa melihat berbagai macam aktivitas dan kemampuan Firebird pada situs officialnya yang beralamat di www.firebirdsql.org. Banyak sekali fasilitas menarik yang ditawarkan oleh Firebird (ini bisa dibandingkan dengan fasilitas yang ditawarkan oleh MySQL). Firebird memiliki rata-rata fasilitas yang dimiliki oleh sebuah komersial database misalnya seperti stored procedure, trigger, sistem backup, replikasi dan tools sql yang lengkap. Firebird juga support dengan ANSI SQL yang berarti akan semakin memudahkan Anda dalam proses migrasi antar database platform.
Beberapa kemampuan dari open source DBMS ini antara lain: (1) Firebird support dengan transaksi layaknya pada database komersial lainnya. Sebuah transaksi bisa di-commit atau di-rollback dengan mudah. Bahkan Firebird support dengan savepoint pada suatu transaksi dan kita bisa melakukan rollback kembali ke savepoint yang kita tentukan tadi (ini mirip seperti fasilitas pada Oracle).(2) Firebird menggunakan sintaks standard untuk menciptakan suatu foreign key.(3) Firebird support row level locks, secara default Firebird menggunakan apa yang disebut dengan multi-version
concurrency system. Ini artinya bahwa semua session pada database akan melihat data yang lama sampai data yang baru sudah di-commit ke dalam database. Sebagai alternative untuk locking juga bisa digunakan perintah select… for update with lock.(4) Firebird support stored procedure dan triggers dengan bahasa yang standard sehingga tidak akan membingungkan bagi Anda yang ingin belajar. Triggers pada Firebird mirip seperti yang dijumpai dalam Oracle yaitu menggunakan before atau after insert, update atau delete. Ini berbeda dengan sistem trigger pada Sybase atau MS SQL Server yang menggunakan tabel virtual inserted dan deleted.(5) Firebird bisa melakukan replikasi, solusi untuk replikasi kebanyakan dibuat oleh pihak ketiga, tetapi sebenarnya teknik replikasi ini seperti konsep trigger yang selalu memonitor adanya operasi insert, update atau delete ke dalam database. (6) Firebird support dengan multiple data file, ya, Firebird bisa menggunakan lebih dari satu file sebagai single logic database. Ini sangat berguna bagi para DBA (Database Administrator) untuk mengadministrasi database. (7) Software untuk mengadministrasi mudah didapat karena banyak sekali software untuk mengadministrasi database Firebird, misalnya saja EMS IB Manager, IBConsole, isql, FBManager, Marathon dan banyak lagi yang lainnya. Aplikasi tersebut ada yang komersial atau bahkan ada yang open source. (8) Library connection untuk Firebird yang sudah tersedia ada banyak, ada driver untuk ODBC, JDBC bahkan .NET database provider. Bahkan dari PHP juga sudah disediakan library untuk koneksi ke database Firebird ini. (9) Banyaknya fasilitas support dan maintenance karena banyaknya komunitas Firebird. Di Indonesia sendiri komunitas yang sering menggunakan Firebird biasanya adalah programmer Delphi. Kalau di luar negeri sudah sangat banyak sekali komunitasnya, mulai dari komunitas developer, Firebird architect, Firebird test dan lain sebagainya. Anda bisa mencarinya di Yahoo! Groups  www.yahoogroups.com) dengan kata kunci Firebird.
4. Microsoft SQL server 2000
Microsoft SQL Server 2000 adalah perangkat lunak relational database management system (RDBMS) yang didesain untuk melakukan proses manipulasi database berukuran besar dengan berbagai fasilitas. Microsoft SQL Server 2000 merupakan produk andalan Microsoft untuk database server. Kemampuannya dalam manajemen data dan kemudahan dalam pengoperasiannya membuat RDBMS ini menjadi pilihan para database administrator.
DBMS merupakan suatu system perangkat lunak untuk memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontrol dan mamanipulasi data yang ada. Sedangkan RDBMS atau Relationship Database Management System merupakan salah satu jenis DBMS yang mendukung adanya relationship atau hubungan antar table. RDBMS (Relational Database Management System) adalah perangkat lunak untuk membuat dan mengelola database, sering juga disebut sebagai database engine. Istilah RDBMS, database server-software, dan database engine mengacu ke hal yang sama; sedangkan RDBMS bukanlah database. Beberapa contoh dari RDBMS diantaranya Oracle, Ms SQL Server, MySQL, DB2, Ms Access.
5.    Visual Foxpro 6.0
Pada tahun 1984, Fox Software memperkenalkan FoxBase untuk menyaingi dBase II Ashton-Tate. Pada saat itu FoxBase hanyalah perangkat lunak kecil yang berisi bahasa pemrograman dan mesin pengolah data. FoxPro memperkenalkan GUI (Graphical Unit  Interface) pada tahun  1989.  FoxPro  berkembang menjadi Visul FoxPro pada tahun 1995. kemampuan pemrogrman prosural tetap dipertahankan dan dilengkapi dengan pemrograman berorietasi objek. Visual FoxPro  6.0 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi dengan  produk desktop dan client/server lain dan juga dapat membangun aplikasi yang berbasis Web. Dengan adanya Visual Studio,  FoxPro  menjadi  anggotanya.  Sasaran  utama  Visual  Studio  adalah menyediakan alat bantu pemrogrman dan database untuk mengembangka perangkat lunak yang memenuhi tuntutan zaman.
Model data yang digunakan Visual FoxPro yaitu model relasional. Model Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah di pahami oleh pengguna,  serta  merupakan  paling  popular  saat  ini.  Model  ini  menggunakan sekumpulan table berdimensi dua (yang disebut relasi atau table), dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau   baris dan atribut. Relasi dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menghilangkan kemubajiran data dan mengunakan kunci tamu untuk berhubungan dengan relasi lain.

6.      Database Desktop Paradox
Database desktop merupakan suatu program “Add-Ins”, yaitu program terpisah yang langsung terdapat pada Borland Delphi. Pada database desktop terdapat beberapa DBMS yang terintegrasi di dalamnya antara lain Paradox 7, Paradox 4, Visual dBase, Foxpro, Ms. SQL, Oracle, Ms. Acces, db2 dan interbase. Dari beberapa DBMS tersebut kita akan memilih salah satu yaitu Paradox yang akan dibahas lebih lanjut, khususnya Paradox 7. Dalam Paradox 7 ini, pada 1 file database hanya mengizinkan 1 tabel, berbeda dengan DBMS lain yang mengizinkan beberapa tabel pada 1 file database seperti pada Ms. Acces.